PIANO
PIANO
Piano adalah alat musik yang dimainkan dengan cara menekan tuts, yaitu adalah bilah-bilah kayu tipis yang mempunyai dua warna hitam dan putih pada papan kunci (keyboard). Jumlah tuts pada piano adalah 88 buah, dengan rincian 36 tuts hitam dan 52 tuts putih. Ketika tuts piano ditekan, tuas akan mendorong palu kayu yang terdapat di dalam piano untuk memukul senar dari bawah. Getaran senar kemudian diteruskan ke papan suara melalui jembatan (bridge), dan membuat papan suara bergema ke seluruh bagian dalam piano hingga menghasilkan bunyi. Lembut, kasar, rendah atau tingginya nada diatur dengan pedal yang terdapat di bawah piano. Pengaturan tingkat kejernihan suara dilakukan dengan cara membuka tutup piano, semakin tinggi tutup piano dibuka maka suara yang dihasilkan akan semakin jernih.
Ada beberapa jenis piano yang kita kenal sekarang, yaitu:
- Grand Piano, terdiri dari Concert Grand (2,7-3 m), Parlor Grand (1,7-1,85m), dan Baby Grand (1,5m).
- Upright Piano, bentuknya lebih kecil dari grand piano, panjangnya 153 cm, lebar 147 cm, dan tinggi 90 cm. Senar pada piano ini diletakkan secara vertikal.
- Digital Piano, adalah piano yang diberi sentuhan teknologi modern, sehingga dalam keadaan tanpa pemain dapat disetting “seolah sedang dimainkan”, atau merekam permainan yang dilakukan. Ada dua jenis digital piano, yaitu digital tetap dan digital portabel.
Cikal bakal piano sudah ada sejak abad ke-11. Pada saat itu, dulcimer, alat musik yang berasal dari Timur Tengah mulai menyebar ke Eropa. Bentuknya sederhana, memiliki kotak resonansi dengan senar membentang di atasnya. Untuk mendapatkan bunyi, dulcimer dimainkan dengan cara memukulkan palu ke senar, sama seperti pada piano. Pada abad ke-14 muncul alat musik yang mendekati piano bernama clavichord. Alat musik ini sudah mulai menggunakan tuts, dan sangat populer selama era renaissance (1300-1600 M), sebelum posisinya digantikan oleh harpsichord.
Alat musik harpsichord diciptakan di Italia pada tahun 1500-an. Harpsichord menggunakan tuts dan plectrum (benda kecil untuk memetik senar), yang menempel pada sebilah kayu tipis panjang untuk dapat menghasilkan suara. Sistem petikan senar dan papan suara pada harpischord sama dengan piano. Bartolomeo Cristofori yang tidak puas terhadap kontrol harpsichord, kemudian mengubah mekanisme petikan menjadi pukulan dengan palu kecil, hingga akhirnya tercipta piano pada tahun 1709. Pada awalnya instrumen ini diberi nama “clavicembalo col piano e forte”, yang artinya harpsichord yang dapat memainkan suara lembut dan keras. Instrumen ini kemudian dikenal sebagai piano.
Indonesia memiliki banyak pianis handal dari berbagai genre musik, seperti Bubby Chen, Dwiki Darmawan, Indra Lesmana, dan Teguh Sukaryo. Untuk mendukung bakat pianis-pianis muda Indonesia, diselenggarakan beberapa festival maupun kompetisi piano, antara lain Indonesia International Piano Competition 2019 yang diselenggarakan di Usmar Ismail Hall, Jakarta. Juga Indonesia National Piano Festival, sebuah festival piano bergengsi yang diadakan untuk pianis muda di seluruh Indonesia. Acara tersebut diselenggarakan di beberapa kota, termasuk Jakarta pada tanggal 9-10 November 2019.
Komentar
Posting Komentar